Satu Unit Rumah Ludes Dilahap Sijago Merah, Pj Bupati Aceh Jaya Turun Langsung Serahkan Bantuan Masa Panik

Pj Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin, Didampingi Tim Gerak Cepat Penanggulangan Bencana Yang Terdiri Dari SKPK Terkait dan Relawan Saat Mengantar Bantuan Masa Panik.*

Calang, Tribunnanggroe.com – Satu unit rumah warga Gampong Dayah Baro Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang disebut milik Mardani, ludes terbakar disiang bolong, atas insiden tersebut mengundang perhatian Pemkab Setempat.

Penyebab Insiden kebakaran yang terjadi pada hari Senin (19/09/2022) pukul 13:30 wib itu, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian daerah setempat.

Namun demikian, Tim gerak cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Sosial yang terdiri dari BPBK, Baitul Mal, Disdukcapil dan PMI Aceh Jaya yang ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan masa panik untuk korban bencana rumah kebakar itu.

Pj. Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin, S.Sos, M.Si didampingi oleh Kepala SKPK terkait dan Muspika Krueng Sabee, menyampaikan bantuan masa panik untuk korban Mardani, pemilik rumah yang dilahap sijago merah yang berada di Gampong Dayah Baro Kecamatan Krueng Sabee kabupaten setempat.

Kondisi Bangunan Yang Hangus Terbakar Dilahap Si Jago Merah, Milik Warga Dayah Baro Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Setempat.*

Bantuan yang diberikan berupa bahan baku bangunan, bantuan sandang dan pangan diserahkan langsung kepada pihak keluarga yang menimpa musibah itu.

Pada saat penyerahan bantuan masa panik itu, Pj Bupati Aceh Jaya menyampaikan harapannya kepihak aparatur gampong untuk saling membantu dan kerjasama dalam membangun rumah tahap darurat kepada keluarga itu.

“Kita harapkan agar para aparatur gampong, warga masyarakat untuk sama-sama bisa bergotong royong untuk membangun kembali rumah tinggal bagi korban yang tertimpa musibah ini,” ucap Pj Bupati Aceh Jaya.

Harapan itu disampaikan Pj Bupati Aceh Jaya guna menggerakkan semangat semua komponen dan unsur masyarakat untuk kerja bersama dalam mempercepat penanganan sosial disamping bangkit untuk memperkuat budaya bergotong-royong.[***]

Penulis: SamsEditor: Redaksi